ANALISIS
MASALAH
SOLIDARITAS
MEKANIS DAN SOLIDARITAS ORGANIS
Oleh: Meitasari (1713143025)
- Solidaritas Mekanis
Kasus Perselingkuhan.
Pada
tanggal 5 Agustus 2015 di desa Klumpit,Kartoharjo,Nganjuk terjadi peristiwa
yang cukup menggegerkan warga setempat. Peristiwa itu terjadi disaat
orang-orang sedang sibuk melakukan aktifitasnya. Karena kejadian ini terjadi
pada sekitar pukul 10.00 WIB.
Awalnya,peristiwa ini sudah pernah terjadi dan masyarakat belum
bertindak apapun hanya mencibir-mencibir orang yang melakukan itu. Kejadian
perselingkuhan itu terjadi kembali dirumah yang sama dengan pelaku yang sama
pula. Seperti halnya orang-orang,keluarga A melakukan kegiatannya di pagi hari.
Suami si A berangkat bekerja, pekerjaannya adalah sebagai tukang
becak.Biasanya, Suami berangkat pukul
08.00 dan pulang pukul 12.00. Akan tetapi, berbeda dengan biasanya suami pulang
pukul 10.00 karena alasan tertentu. Saat suami masuk rumah, ternyata dia
mengetahui kalau istrinya sedang berada didalam kamar bersama tetangganya
sendiri. Dengan seketika sang suami langsung marah dan memukul istrinya.
Istrinya itu berteriak minta tolong kepada warga sekitar, sementara itu
laki-laki yang bersama si A itu kabur. Belum sempat lari jauh, laki-laki itu
ditangkap warga yang kebetulan sudah berkumpul di area rumah si A. Tanpa
berpikir panjang laki-laki itu dipukuli warga,karena ulahnya yang mengganggu
kedamaian rumah tangga seseorang. Setelah dapat dilerai oleh salah satu kerabat
akhirnya sang suami berhenti memukuli istrinya. Warga mengira suami tersebut
sudah reda amarahnya,tetapi tidak dia malah mengambil clurit dan hendak
membunuh laki-laki yang bersama isterinya tersebut. Belum sempat menemui
laki-laki itu, warga sudah menyembunyikan laki-laki yang sudah babak belur karena habis dipukuli
warga. Setelah keadaan tenang, warga menyidang laki-laki itu tanpa adanya pihak
kepolisisan. Dengan kesepakatan bersama, laki-laki itu akhirnya diusir dari
desa.
Analisis
:
Berdasarkan
kasus diatas dapat saya analisis bahwa, kasus yang terjadi itu dalam teori
Emile Durkheim,masuk kedalam teori Solidaritas Mekanis. Karena saat terjadi
permasalahan warga menyelesaikannya dengan bentuk represif/kekerasan.
- Solidaritas Organis
Kasus
Pencurian
Kasus
ini terjadi di desa sebelah yaitu desa Puyang,Kartoharjo,Nganjuk. Kejadian ini
terjadi 3tahun yang lalu, pada bulan Maret 2013. Kasus pencurian ini terjadi
pada waktu malam hari, saat orang-orang tidur. Kebetulan didesa ini tidak ada
orang meronda seperti dulu,karena dirasa desanya aman. Pencuri memanfaatkan
kesempatan itu, dan berniat untuk mencuri di salah satu rumah warga yang cukup
kaya di desa itu. Orang yang dicuri itu mempunyai pabrik krupuk uyel,dan letak
rumahnya berada didepan makam yang sepi dan jarang dilewati orang. Pencuri
sudah memasuki rumah bpk Sapar dan melewati pagar yang tidak terlalu tinggi.
Kebetulan saat itu anak dari pemilik rumah masih muda semua dan sering pulang
malam. Saat isi rumah mulai degeledah oleh pencuri itu, anak dari bpk Sapar
yang bungsu pulang dari warung kopi. Mengetahui ada orang lain didalam rumahnya
itu, Tamziz berteriak dan mambengunkan isi rumah. Anak sulung dari bpk sapar
itu menangkap pencuri,karena pencuri kalah fisik dengan anak bpk Sapar. Tanpa
berpikir panjang bpk sapar menelpon polisi untuk meringkus pencuri tersebut. Hanya
beberapa warga yang mengetahui kejadian malam itu,karena rumah bpk sapar jauh
dari keramaian desa. Setelah paginya itu, warga baru mendengar desas-desus
pencurian rumah bpk Sapar. Diketahui bahwa pencuri itu adalah salah satu warga
dari kelurahan sebelah.
Analisis :
Kasus
pencurian yang terjadi di desa Puyang itu bila dikaitkan dengan teori Enile
Durkheim masuk dalam teori Solidaritas Organis, karena saat terjadi
permasalahan mereka tidak mengambil jalan main hakim sendiri, akan tetapi
menyarahkan kasus itu kepada pihak yang berwajib. Mereka menganggap bahwa, yang
penting tidak terjadi kericuhan dan barang-barang yang dicuri itu dapat
kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar