Rabu, 02 Maret 2016

ANALISIS MASALAH Teori Emil Durkheim



ANALISIS MASALAH
SOLIDARITAS MEKANIS DAN SOLIDARITAS ORGANIS
Oleh: Meitasari (1713143025)
  1. Solidaritas Mekanis
Kasus Perselingkuhan.
Pada tanggal 5 Agustus 2015 di desa Klumpit,Kartoharjo,Nganjuk terjadi peristiwa yang cukup menggegerkan warga setempat. Peristiwa itu terjadi disaat orang-orang sedang sibuk melakukan aktifitasnya. Karena kejadian ini terjadi pada sekitar pukul 10.00 WIB.  Awalnya,peristiwa ini sudah pernah terjadi dan masyarakat belum bertindak apapun hanya mencibir-mencibir orang yang melakukan itu. Kejadian perselingkuhan itu terjadi kembali dirumah yang sama dengan pelaku yang sama pula. Seperti halnya orang-orang,keluarga A melakukan kegiatannya di pagi hari. Suami si A berangkat bekerja, pekerjaannya adalah sebagai tukang becak.Biasanya,  Suami berangkat pukul 08.00 dan pulang pukul 12.00. Akan tetapi, berbeda dengan biasanya suami pulang pukul 10.00 karena alasan tertentu. Saat suami masuk rumah, ternyata dia mengetahui kalau istrinya sedang berada didalam kamar bersama tetangganya sendiri. Dengan seketika sang suami langsung marah dan memukul istrinya. Istrinya itu berteriak minta tolong kepada warga sekitar, sementara itu laki-laki yang bersama si A itu kabur. Belum sempat lari jauh, laki-laki itu ditangkap warga yang kebetulan sudah berkumpul di area rumah si A. Tanpa berpikir panjang laki-laki itu dipukuli warga,karena ulahnya yang mengganggu kedamaian rumah tangga seseorang. Setelah dapat dilerai oleh salah satu kerabat akhirnya sang suami berhenti memukuli istrinya. Warga mengira suami tersebut sudah reda amarahnya,tetapi tidak dia malah mengambil clurit dan hendak membunuh laki-laki yang bersama isterinya tersebut. Belum sempat menemui laki-laki itu, warga sudah menyembunyikan laki-laki  yang sudah babak belur karena habis dipukuli warga. Setelah keadaan tenang, warga menyidang laki-laki itu tanpa adanya pihak kepolisisan. Dengan kesepakatan bersama, laki-laki itu akhirnya diusir dari desa.
Analisis :
Berdasarkan kasus diatas dapat saya analisis bahwa, kasus yang terjadi itu dalam teori Emile Durkheim,masuk kedalam teori Solidaritas Mekanis. Karena saat terjadi permasalahan warga menyelesaikannya dengan bentuk represif/kekerasan.
  1. Solidaritas Organis
Kasus Pencurian
Kasus ini terjadi di desa sebelah yaitu desa Puyang,Kartoharjo,Nganjuk. Kejadian ini terjadi 3tahun yang lalu, pada bulan Maret 2013. Kasus pencurian ini terjadi pada waktu malam hari, saat orang-orang tidur. Kebetulan didesa ini tidak ada orang meronda seperti dulu,karena dirasa desanya aman. Pencuri memanfaatkan kesempatan itu, dan berniat untuk mencuri di salah satu rumah warga yang cukup kaya di desa itu. Orang yang dicuri itu mempunyai pabrik krupuk uyel,dan letak rumahnya berada didepan makam yang sepi dan jarang dilewati orang. Pencuri sudah memasuki rumah bpk Sapar dan melewati pagar yang tidak terlalu tinggi. Kebetulan saat itu anak dari pemilik rumah masih muda semua dan sering pulang malam. Saat isi rumah mulai degeledah oleh pencuri itu, anak dari bpk Sapar yang bungsu pulang dari warung kopi. Mengetahui ada orang lain didalam rumahnya itu, Tamziz berteriak dan mambengunkan isi rumah. Anak sulung dari bpk sapar itu menangkap pencuri,karena pencuri kalah fisik dengan anak bpk Sapar. Tanpa berpikir panjang bpk sapar menelpon polisi untuk meringkus pencuri tersebut. Hanya beberapa warga yang mengetahui kejadian malam itu,karena rumah bpk sapar jauh dari keramaian desa. Setelah paginya itu, warga baru mendengar desas-desus pencurian rumah bpk Sapar. Diketahui bahwa pencuri itu adalah salah satu warga dari kelurahan sebelah.
Analisis :
Kasus pencurian yang terjadi di desa Puyang itu bila dikaitkan dengan teori Enile Durkheim masuk dalam teori Solidaritas Organis, karena saat terjadi permasalahan mereka tidak mengambil jalan main hakim sendiri, akan tetapi menyarahkan kasus itu kepada pihak yang berwajib. Mereka menganggap bahwa, yang penting tidak terjadi kericuhan dan barang-barang yang dicuri itu dapat kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar